Pemalang Pusere Jawa

Warga Pemalang Ikuti Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Bidang Cukai

0

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Kantor Bea Cukai Tegal selama empat hari melakukan sosialisasikan Peraturan Perundang-undangan bidang cukai kepada Perangkat Desa, Pedagang rokok, dan Karyawan Kecamatan, yang ada dibeberapa wilayah Eks. Kawedanan.

Narasumber sosialisasi yang di moderatori Bagian Hukum Setda Kabupaten Pemalang tersebut, selain narasumber dari Kantor Bea Cukai Tegal, Nugroho Yulihartanto, dan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang, Ujianto, MR narasumber lain yang turut memberikan materi sosialisasi berasal dari sejumlah OPD dilingkungan Pemkab Pemalang antara lain, Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan dengan materi Disain Pita Cukai Hasil Tembakau Tahun 2017, dan Satpol PP Kabupaten Pemalang terkait peran Satpol PP dalam penertiban/pemberantasan barang kena cukai.sementara materi yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun 2017 di Kabupaten disampaikan oleh Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Pemalang.

Salah seorang narasumber dari Kantor Bea Cukai Tegal, Nugroho Yulihartanto mengatakan, sosialisasi Perundang-undangan bidang cukai dilaksanakan untuk memperkenalkan atau memberitahukan kepada masyarakat tentang peraturan perundang-undangan bidang cukai. menurut Nugroho, kegiatan itu merupakan bagian dari tugas dan fungsinya di bea cukai dimana mereka dibebani target penerimaan dari cukai yang merupakan pungutan negara atas barang kena cukai. ditambahkanya, lebih dari itu, tujuan utama dari sosialisasi Peraturan Perundang-undangan bidang cukai adalah untuk menggenjot penerimaan cukai.

Nugroho memaparkan, ketika masyarakat ingin melakukan usaha yang terkait dengan produksi barang-barang kena cukai maka yang bersangkutan harus mengetahui bawasanya ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi baik dari segi perizinan sampai dengan pembayaran pungutan negara. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya peredaran barang kena cukai ilegal. menurut Nugroho, dimana peredaran barang kena cukai ilegal ini sangat menggagu pemasaran dari produk-produk barang kena cukai yang diproduksi oleh produsen-produsen yang tertib administrasi dan patuh dengan peraturan, dan mereka membayar pungutan cukainya sesuai dengan yang seharusnya mereka bayar.

Kegiatan sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Bidang Cukai Tahun 2017. dimulai dari tanggal 19, 24, 25 dan 26 Oktober 2017 yang berakhir di Pendopo Kecamatan Belik. sebelumnya kegiatan serupa juga telah dilaksanakan dibeberapa tempat.antara lain di Pendopo Kecamatan Taman, yang diikuti dari tiga Kecamatan yakni, Pemalang, Taman dan Petarukan. Di Pendopo Kecamatan Comal diikuti dari Kecamatan Comal, Ulujami, Ampelgading dan Bodeh. Di Pendopo Kecamatan Randudongkal. meliputi Randudongkal sendiri, Bantarbilang, Warungpring dan Moga terakhir sosialisasi di Pendopo Kecamatan Belik (26/10/2017) diikuti Belik, Pulosari dan Watukumpul. (ay)

Comments
Loading...