Wonokromo Garap Sender dari Dana Bantuan Provinsi Tahun 2015

Bantuan Keuangan Kepada Pemerintahan Desa untuk Pembangunan Sarana Prasarana Dasar Tahun 2015 atau kerap diistilahkan dengan Bantuan Provinsi Tahun 2015 . Pada Tahun tahun 2015 Kabupaten Pemalang memperoleh alokasi bantuan sejumlah Rp 9.460.000.000,- yang dialokasikan untuk 3 kategori desa yaitu sejumlah 84 Desa Pemula dengan pagu alokasi Rp  50.000.000,- per desa , Desa Prakarsa  yang berjumlah 124 desa dengan alokasi Rp  40.000.000,- per desa, dan Desa Mandiri sejumlah 3 desa dengan perolehan bantuan sebesar Rp 100.000.000,- :

Bant Keu Th. 2015 Kabupaten PemalangSampai dengan pertengan bulan Juli 2015, beberapa desa telah menerima transfer langsung pada rekening bank masing masing desa.

Ban Gub 2015Dari rangkaian monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Bantuan Keuangan Kepada Pemerintahan Desa untuk Pembangunan Sarana Prasarana Dasar Tahun 2015, salah satu desa yang telah melaksanakan kegiatan tersebut adalabanprov 2015h Wonokromo.

 

Desa Wonokromo merupakan desa paling Utara di wilayah Kecamatan  Comal ini telah merealisasilan dana tersebut sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Wonokromo Tahun 2015 yang dijabarkan dalam Anggran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2015. melaksanakan kegiatan infrastruktur berupa pembangunan Senderan. Menurut penuturan Ketua TPK Pembangunan Sender yang juga Ketua LPMD Desa Wonokromo , Kadarisman, SPd, Pembangunan  ini merupakan tahap awal dari rencana jangka panjang desa . Saat ini Bantuan dari provinsi baru dimanfaatkan untuk pembangunan sender sepanjang 275 m’ dari panjang lokasi bakal badan jalan yang diperlukan bangunan sender sepanjang 823 m’. Untuk penyelesaian pembangunan sender beserta perkerasan jalannya direncanakan melalui pembiayaan Dana Desa  yang bersumber dari APBN.Monev Banprov

prasasti Banprov

Pedagung Jadi Lokasi TMMD Reguler Tahun 2015

TMMD Pemalang 2015Kabupaten Pemalang kembali dipercaya untuk menjadi lokasi TMMD Reguler Tahun 2015. TMMD Reguler periode sebelumnya  TNI manunggal bersama masyarakat membangun / memperbaiki akses Jalan yang melintasi hutan di wilayah Randudongkal penghubung Desa Gongseng menuju Desa Kejene yang merupakan satu-satunya akses di wilayah Kecamatan Randudongkal.

Tahun ini, TNI kembali manunggal bersama masyarakat untuk membangun akses jalan sulit yang menghubungkan Desa Pedagung Kecamatan Bantarbolang dan Desa Bodas Kecamatan Watukumpul.

TMMD Reguler 2015

Desa Kembali Memperoleh Pendampingan

Fasilitator PNPM MPd per Bulan Juli 2015 kembali ke wilayah tugas sebelumnya semenjak dinonaktfkan bulan Januari 2015 yang lalu, dengan misi khusus Kabupaten Pemalang antara lain adalah :

1. Memfasilitasi penataan kelembagaan / Kerjasama Desa

2. Memfasilitasi Pendataan Dana Bergulir

3. Memfaslitasi Inventarisasi Aset Desa

4.Memfasilitasi penyusunan RPJMDesa 2016 – 2021 dan RKPDesa 2016

5. Fasilitasi tersusunnya Peraturan tentang Kewenangan Desa

6. Pendampingan Desa

Pendamping Desa

Tujuan bertugas kembali Fasilitator tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang PE SPD Bapermas KB Kab. Pemalang, Sodik Ismanto pada Rapat Kerja Teknis di Aula KKP Pemalang. Peserta Rakernis terdiri dari para eks fasilitator PNPM MPd (Faskab dan FK/FT) , Kasi PMD, Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dan Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) BKAD se-Kabupaten Pemalang.

Bumi Pemalang Siap Lahirkan BUM Desa Baru

DSC_0347dddd

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) diharapkan dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, serta menjadi wadah untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PAD).

Demikian salah satu penegasan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Sarana Prasarana Desa pada Kantor Badan Pemberdayaan dan Keluarga Berencana (Bapermas KB)   Kabupaten Pemalang, Sodik Ismanto, SH, MH , saat membuka kegiatan pelatihan pembentukan dan pengelolaan BUM Desa, bertempat Grand Panorama Hotel Bandungan pada tanggal 29 oktober 2014.

DSC_0442zzzz

Pelatihan yang  berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh 30 peserta dari 6 desa di 6 kecamatan yaitu Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami, Desa Longkeyang Kecamatan Bodeh, Desa Klegen Kecamatan Comal, Desa Banyumudal Kecamatan Moga, Desa Pulosari Kecamatan Pulosari, dan Desa Majalangu  Kecamatan Watukumpul . Adapun peserta pelatihan terdiri dari unsur SKPD pendamping di tingkat kecamatan yang diwakili oleh Kasi PMD Kecamatan , sedang dari unsur desa terdiri dari Kepala Desa, satu unsur Pimpinan BPD, Perangkat desa dan Tokoh Masyarakat atau Unsur LPM.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Ruang Belajar Masyarakat Kabupaten Pemalang, Drs. Rujito bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendayagunakan segala potensi ekonomi ,kelembagaan perekonomian serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui unit usaha dalam BUM Desa, yang pada akhirnya akan mewujudkan desa yang mandiri. BUM Desa nantinya diharapkan dapat melaksanakan fungsi pelayanan jasa, perdagangan,  pengolahan asset & potensi desa lainnya , penanaman investasi  serta pengembangan ekonomi lainnya yang ada di desa.

Hasil dari jasa layanan itu, sebagian akan menjadi pendapatan asli desa dan menjadi pendapatan masyarakat, hal tersebut didasari oleh  Peraturan Desa, melalui musyawarah desa BPD, pemerintah desa dan masyarakat, yang menghasilkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
Modal anggaran BUM Desa  berasal dari pemerintah desa, tabungan masyarakat, bantuan pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, pinjaman dan kerjasama usaha dengan pihak lain.

DSC_0340

Perwakilan dari peserta pelatihan berharap, agar pada tahun 2015 nanti,  Pemerintah Kabupaten Pemalang  dapat menganggarkan bantuan permodalan BUM Desa dan munculnya anggaran penyertaan modal dan proses pembentukan BUM Desa yang tertuang dalam Belanja Desa dalam APBDes.”Kami sangat berharap , mulai tahun 2015 di lembaran baru tentang KEMANDIRIAN DESA ini,  nanti nya BUM Desa akan menjadi  program unggulan di Kabupaten Pemalang “. 8370

bayu budi andre lenZ

TMMD Sengkuyung II Tahun 2014

DSC_0064wwwAcara Pembukaan TNI Manunggal Masyarakat Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2014, dibuka  langsung oleh Komandan KODIM Pemalang, Letkol Arm. M Lufti, MSA pada hari Kamis, 9 Oktober 2014 di Desa Penakir.
DSC_0231dddKegiatan TMMD Sengkuyung II Tahun 2014 direncanakan akan melaksanakan pembangunan sarana prasarana antar desa berupa pengaspalan Ruas Jalan Penakir – Gunungsari dengan sepanjang 2.300 m dan bangunan pendukung berupa Talud sepanjang 350 m. Ruas jalan ini merupakan jalur evakuasi yang dirintis oleh masyarakat Penakir dan Gunungsari dan dibangun secara swakelola masyarakat melalui dana BLM PNPM MPd Integrasi tahun 2012.

 

DSC_0204ssssTMMD Sengkuyung II Tahun 2014 juga melaksanakan kegiatan non fisik yang terpadu bersama berbagai skpd/instansi di tingkat Kabupaten Pemalang. Kegiatan non fisik tersebut antara lain berupa Sosialisasi kebijakan kependudukan (Disdukcatpil), Sosialisasi UU perkawinan (Kemenag), Binluh Kamtibmas dan Redewan (Polres), Droping Air Bersih (BPBD), Penyuluhan hukum (Bag.Hukum), Sosialisasi kesiapsiagaan bencana. dan Donor darah (PMI).. ..8370

(fotografer : Andre ; Sumberdata : Budi )

 

Desa Pulosari terima Kunjungan Tim Evaluasi Si Kompak Award

DSC_0291sss

Tim Evaluasi “Si Kompak Award” kategori Perencanaan Pembangunan Desa (PPD) Tahun 2014, Provinsi Jawa Tengah setelah diterima oleh Tim Satker PNPM MPd Kabupaten Pemalang di Kantor Bapermas & KB dilanjutkan dengan perjalanan ke desa nominator Si Kompak Award kategori PPD tahun 2014, Desa Pulosari, pada hari Senin tanggal 13 Oktober 2014.

Perjalanan  menuju Desa Pulosari terasa dinikmati oleh rombongan Tim Evaluasi meskipun hampir menyita waktu  hamper 1 jam lamanya dari Kantor Satker PNPM. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim, sesaat tiba di halaman  Kantor Kepala Desa Pulosari, “Perjalanan yang begitu nyaman, dengan jalan yang mulus juga udara-ne yang sejuk

Kehadiran Tim Evaluasi disambut secara sederhana oleh Camat Pulosari beserta jajarannya  dan Kepala Desa Pulosari beserta jajarannya serta masyarakat Desa Pulosari. Evaluasi PPD di Desa Pulosari, selain dihadiri oleh masyarakat Desa Pulosari, hadir pula anggota DPRD Kab. Pemalang dari Dapil 5, SKPD Kabupaten dan Setrawan Kabupaten dan Kecamatan, lembaga BKAD beserta jajaran unitnya serta pelaku PNPM MPd Kecamatan Pulosari.

 Acara Evaluasi Perencanaan Pembangunan Desa, dibuka dengan sambutan Selamat Datang, sekaligus penyampaian gambaran perencanaan pembangunan desa yang melengkapi  sekilas profil Desa Pulosari oleh Teguh Setyo Widodo, Kades Pulosari. Dilanjutkan dengan penyampaian maksud dan tujuan oleh Ketua Tim Evaluasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Setyo Pramudi.

DSC_0281sss

Pelaksanaan Evaluasi PPD yang berlangsung efektif selama empat  jam di Desa Pulosari terbagi dalam tiga kelompok interview. Kelompok kabupaten yang terdiri dari DPRD Kabupaten, SKPD Kabupaten, Setrawan Kabupaten, PjOKab dan Satker PNPM MPd Kabupaten; sedangkan untuk kelompok kecamatan terdiri dari Camat, PjOK, Setrawan Kecamatan, BKAD, Tim Verifikasi Usulan Musrenbangkec, pengurus UPK, PL, dan yang ketiga adalah kelompok desa yang merupakan kelompok dengan anggota terbanyak karena terdiri dari unsure Pemerintah Desa, BPD, LPMD, Tim 13, RTM, KPMD, FKD, TP PKK Desa, Karang Taruna, Kelompok – kelompok organisasi masyarakat lainnya di desa.

Kegiatan Evaluasi ditutup dengan  Kesan  Tim Evaluasi selama proses penilaian oleh Ketua Tim dan harapan atas nama masyarakat Desa Pulosari untuk memperoleh penilaian yang terbaik dengan peran serta aktif seluruh komponen di desa dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa serta pemeliharaan asset desanya.  8370

(fotografer : Budi)

Posted in PMD