Pemalang Pusere Jawa

City Branding

Filosofi Logo

Logo terinspirasi dari sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten berupa AIR. Air mempunyai banyak manfaat dalam peranan kehidupan seluruh makhluk hidup, memberi manfaat bagi seluruh masyarakat kota maupun luar kota, orang bijak mengatakan "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya". Air menggambarkan kesejukan, kesuburan, ketenangan, harapan dan keselarasan Kabupaten Pemalang, yang selalu menjunjung tinggi kebudayaan jawa serta mampu menempatkan diri disegala kondisi. Awal huruf besar dan kombinasi warna merah menggambarkan semangat yang luar biasa serta antusiasme masyarakat untuk membangun kota. Kombinasi warna dasar yang berbeda bahwa Kabupaten Pemalang menggambarkan heterogenisasi elemen masyarakat yang mengedepankan kebersamaan keselarasan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan.

Makna Logo

Gambar Perahu : Kepemimpinan yang demokratis tidak hanya mengandalkan pemimpin saja, namun juga membutuhkan peran serta dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan sehingga tercipta hubungan yang baik dan harmonis antara pemimpin dan masyarakat demi tercapainya tujuan. Selain itu perahu menggambarkan karakteristik masyarakat pantai dan kekayaan laut Pantai Utara yang memiliki potensi pantai yang indah.

 

Gambar Lambung / Badan Perahu juga diartikan sebagai visual senyum: Yang menggambarkan keramahan, ketulusan, keikhlasan dan kesetiaan yang ditunjukan oleh pemimpin, masyarakat dan alam di Kabupaten Pemalang sebagai modal dasar dalam aktivitas pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan.

Gambar Air dan ombak : Air menggambarkan semangat juang dan loyalitas tanpa batas yang terus mengalir berkelanjutan dari Pemimpin yang selalu memberi pelayanan kepada masyarakat serta masyarakat yang aktif dan guyub dalam aktivitas pembangunan menuju prestasi tiada henti. Ombak menggambarkan identitas bahari yang dimiliki oleh Kabupaten Pemalang.

Gambar Kepiting pada Huruf “e” : Budidaya Kepiting Soka merupakan salah satu sumber potensi ekonomi masyarakat Kawasan Minapolitan di Kecamatan Petarukan dan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Budidaya Kepiting Soka juga mampu menembus pasar nasional dan termasuk salah satu komoditi ekspor Indonesia.

Gambar Huruf "m" (MOUNT) yang berbentuk Gunung : Selain dibatasi oleh laut, Kabupaten Pemalang memiliki daerah pegunungan yaitu berupa Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, selain itu ada beberapa gunung-gunung kecil yaitu Gunung Gajah yang terletak di Desa Gongseng Kecamatan Randudongkal dan Bukit Mendelem atau Gunung Jimat yang terletak di Desa Mendelem Kecamatan Belik. Dengan adanya pegunungan tentu banyak panorama yang menawarkan keindahan alam dan sumber daya alam yang sangat potensial seperti : Tambang Diorit, Kaolin, Batu Gamping dan Batu Marmer.

Gambar Lengkungan kecil pada huruf “a” : Menggambarkan Jajanan khas Kabupaten Pemalang yaitu Ogel-Ogel. Jajanan ini sudah sangat melekat sebagai jajanan khas Kabupaten Pemalang.

Gambar Nanas : Nanas Madu merupakan salah satu Buah Unggulan Kabupaten Pemalang dan digemari oleh masyarakat luas, baik dalam kota maupun luar kota dan bisa bersaing di pasar tradisional maupun pasar modern. Daun yang berjumlah lima berarti prinsip dasar pembangunan yang berkelanjutan dan berkembang, lima prinsip tersebut diantaranya yaitu : 1. Ekologi, 2. Ekonomi, 3. Equity (pemerataan), 4. Engagement (peran serta) 5. Energi.

Gambar huruf "g“ : merupakan inisial dari beberapa makanan dan produk khas Kabupaten Pemalang diantaranya "GROMBYANG", hidangan nasi Grombyang ini berkuah dan mirip soto. Hidangan ini banyak diminati oleh warga dari luar kota. Selain Grombyang, produk khas Kabupaten Pemalang yang berinisial "G" adalah sarung "GOYOR" yang dikenal dengan nama "Toldem" yang dikenal sampai ke Timur Tengah, kerajinan "GERABAH dan sapu "GLAGAH".

Gambar motif batik pada huruf “g” : Menggambarkan bahwa Kabupaten Pemalang memiliki tarian Khas yaitu Tari Selendang Pemalang (TSL). Beberapa motif batik mempunyai arti Ragam gerak Tari Selendang Pemalang merupakan penggabungan ragam gerak dari beberapa daerah.

 

Makna Tagline "Pemalang Pusere Jawa"

Slogan / Tagline “pusere Jawa” : Secara Geografis Kabupaten Pemalang terletak diantara Laut Jawa yang ada di sebelah utara dan Kabupaten Purbalingga serta Kabupaten Banyumas di sebelah selatan. Pusere Jawa dimaknai bahwa posisi Kabupaten Pemalang berada di tengah-tengah (pusat) antara ujung barat dengan ujung timur Pulau Jawa. Harapannya Kabupaten Pemalang dapat menjadi Pusat atau Poros Wilayah pengembangan baru di Pulau Jawa melalui pengembangan potensi unggulan Daerah, pengembangan investasi, yang dapat memberikan kehidupan dan penghidupan bagi wilayahnya sendiri dan wilayah lain, menjadi tempat “singgah” dengan menawarkan segala sumber daya yang dimiliki, yang kesemuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan Kabupaten Pemalang juga merujuk pada Khasanah Budaya Jawa, baik yang diwujudkan dalam bentuk fisik maupun tercermin dalam karakter dan ciri kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Pemalang.