Pemalang Pusere Jawa

Siapkan Belajar Tatap Muka, Dindikbud Plotting SD Dan SMP

0

PEMALANG – Untuk menyiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang sudah melakukan verifikasi ke sekolah – sekolah guna penyiapan sarana protokol kesehatan. Ada dua puluh lima SD dan tujuh belas SMP yang sudah disiapkan untuk plotting. Pernyataan tersebut disampaikan

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Dra. Ani Khasanah, Jum’at (25/9/2020) saat berkunjung di Mts Negeri 1 Pemalang bersama tim monitoring, Evaluasi dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Ani mengatakan, untuk SMP semua sudah diverifikasi, mulai dari penyiapan sarana cuci tangan dan handsanitezer yang di ditempatkan disetiap ruang kelas, juga penggunaan masker. Berkaitan dengan masker, pihak sekolah, kata Ani, harus menyediakan masker minimal sama dengan jumlah siswa yang ada. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada siswa yang datang tapi tidak membawa masker, maka siswa harus diberikan masker.

“Siswa datang ke sekolah, dari mulai pintu gerbang sudah dicek suhu panas tubuh, setelah itu cuci tangan di depan ruang kelas, kalau yang belum pakai masker ya dikasih”, ujar Ani.

Terkait dengan jadwal, siswa berada di sekolah hanya empat jam dengan satu orang guru. Ketika keluar dari ruang satu ke ruang berikutnya, cara keluarnya harus dijeda. Ani mencontohkan, di kelas VIIa,  pulang jam sebelas, maka di ruang VIIb harus ada jeda minimal sepuluh menit. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi adanya kerumunan. Selain itu, siswa bawa bekal dari rumah. Pada saat berangkat siswa diantar orang tua, setelah itu, orang tua pulang, bukan menunggu. Itu juga dilakukan sebagai antisipasi adanya siswa yang datang secara bergerombol saat ke sekolah.

Untuk semua yang ada dijajaran dinas pendidikan, jika kondisi di Kabupaten Pemalang sudah memungkinkan untuk dilaksanakanya pembelajaran tatap muka, pihaknya  sudah siap.

Hal yang sama juga disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang, Dra. Hj. Sufiati, saat dirinya mengikuti kegiatan yang sama di Mts Negeri 1 Pemalang. Ia menyatakan bahwa sepekan yang lalu, dari Kemenag Kabupaten Pemalang juga sudah melakukan monev dan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan ke Madrasah- madrasah, KUA kecamatan dan Pondok Pesantren tapi hanya lewat KKM (Kelompok Kerja Madrasah)

“Jadi kami per KKM. Untuk MI, tiga KKM, Madrasah Mts, tiga KKM, MA, satu KKM. dan RA atau Dua Kelompok kerja Radhiatul Atfal”, kata Hj. Sufiati.

Penerapan protokol kesehatan untuk di swasta, kata Sufiati hanya sebatas pemasangan banner imbauan protokol kesehatan, cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Kalau untuk pembelajaran tatap muka kami belum berani”, ungkap Sufiati.

Comments
Loading...
bayan escort escort bayan mersin escort bayan escort brazzers tecavüz porno altyazili porno porno hikayeleri turbanlı porno escort bayan bayan escort escort bayan