Pemalang Pusere Jawa

DWP Diharapkan Jadi Tauladan Dalam Penerapan Protokol Kesehatan

0

PEMALANG – Sekda Kabupaten Pemalang Mohamad Arifin, selaku Penasehat DWP Kabupaten Pemalang, mengharapkan, kedepan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pemalang dapat menjadi tauladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 dan dapat berinovasi dengan menyelenggarakan kegiatan – kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung penanggulangan covid-19 di Kabupaten Pemalang. Harapan tersebut disampaikan Sekda  kepada TP. PKK Kabupaten Pemalang, Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Pemalang, Ketua dan unsur pelaksana DWP se Kabupaten Pemalang, saat memberikan arahan di acara resepsi Peringatan HUT ke-21 DWP Kabupaten Pemalang tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual di gedung Sasana Bhakti Praja Pemalang, Jumat, (18/12/2020).

Dalam kesempatan itu, Sekda juga mengajak semua untuk tetap melaksanakan penegakan disiplin dan menerapkan protokol kesehatan yaitu 3 M dan 3T antara lain,  Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak aman.  Sedangkan 3T, yaitu, Testing (Pengujian melalui Swab/PCR, kemudian Tracing,  (Pelacakan orang yang kontak dengan kasus covid-19) dan Treatment (Perawatan/Isolasi pasien covid-19 sampai sembuh)

Sekda menegaskan, dalam situasi seperti ini semua orang tidak bisa lagi hanya berdiam diri tanpa berpartisipasi aktif untuk ikut menanggulangi covid-19. Semua aktivitas sudah harus selaras dengan penerapan new normal (adaptasi kehidupan baru) dan kuncinya yaitu wajib seluruhnya masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari.

Menanggapi tema acara Resepsi Peringatan HUT ke -21 DWP Tahun 2020 yaitu “Peran Dharma Wanita Persatuan Dalam Pemberdayaan perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Nasional” Sekda mengatakan, DWP sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang pada tanggal 7 Desember 2020 telah genap berusia 21 tahun, patut disyukuri, karena diusianya ke 21, DWP telah menjadi sebuah organisasi perempuan yang matang dan memiliki peran yang strategis dalam mendukung program -program pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Sehubungan dengan hal itu, Sekda mengajak anggota DWP untuk menggunakan usianya yang sudah matang itu untuk interopeksi diri serta melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi.

“Sudah sejauh mana organisasi ini telah berhasil mewujudkan apa yang telah menjadi visi dan misi organisasi”, ujar Arifin.

Melalui evaluasi tersebut, lanjut Arifin, organisasi juga dapat memperbaiki kinerja yang dianggap masih kurang sehingga kedepan organisasi dapat berjalan lebih efektif dalam mewujudkan visi dan misinya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga pesan kepada DWP agar tidak hanya membangun kebersamaan dalam tubuh organisasi, namun, DWP dapat melakukan peran yang lebih dari itu. Apabila dilihat dari fungsi pemberdayaan yang melekat dalam organisasi, DWP sudah semestinya dapat menjadi wadah bagi para anggotanya untuk lebih mengaktualisasikan diri lewat kegiatan – kegiatan organisasi yang banyak membawa manfaat baik bagi internal organisasi maupun bagi masyarakat Kabupaten Pemalang, tentunya sejalan dengan program – program prioritas yang telah ditetapkan organisasi. Seperti program di bidang pendidikan, ekonomi, sosial maupun Kesehatan.

Kepada seluruh pengurus maupun anggota DWP di masing-masing tempat, Sekda mengingatkan bahwa di era digitalisasii seperti sekarang, tantangan yang dihadapi juga sangatlah berat. Kemajuan teknologi, kata Sekda memang mempermudah orang dalam mengakses segala hal, dampaknya dapat lebih hemat waktu, energi dan biaya. Namun dibalik itu semua, terdapat dampak negatif yang dapat merusak perkembangan anak dan kebiasaan masyarakat. Oleh karena itu, anggota DWP diharapkan dapat terus mengembangkan diri meningkatkan kapasitas dan wawasan agar terhindar dari gagap teknologi (gaptek) karena peran anggota DWP yang sangat krusial di dalam keluarga.

“Peran sebagai istri dan ibu bagi anak -anaknya, diharapkan dapat melindungi keluarganya dari pengaruh negatif kemajuan teknologi digital”, pungkasnya.

Comments
Loading...