Pemalang Pusere Jawa

Guru Diminta Divaksin Sebelum Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

0

Pemalang – Para guru yang akan mengajar di program pembelajaran tatap muka harus sudah di vaksin dahulu, bilamana diperlukan dilakukan tes swab agar aman. Hal ini disampaikan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo saat memimpin Rakor kesiapan uji coba pembelajaran tatap muka Kabupaten Pemalang, Kamis, (25/3/2021) di ruang Rapat I Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang.

Selain itu, Bupati juga meminta fasilitas sekolah seperti pengukur suhu, perlengkapan dan peralatan protokol kesehatan di lingkungan sekolah harus lengkap.

“Ini adalah langkah pencegahan agar tidak terjadi pengembangan di lingkungan sekolah sebagai klaster terbaru”, ujarnya dihadapan peserta rakor dari dinas terkait.

Maka dari itu Bupati mengajak semua pihak untuk bersama – sama menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dulu 3 M sekarang 5 M, seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi” imbuhnya.

Agung berharap pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan baik dan lancar, sehingga sekolahan yang dijadikan sebagai pilot akan segera dapat dilaksanakan.

“Kalau pelaksanaaya aman dan nyaman maka akan di terapkan di seluruh sekolahan di Kabupaten Pemalang”, Tegasnya.

Pada acara yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang Mualip saat mendampingi Bupati mengatakan karena ada permintaan percobaan pelaksanaan pembelajaran tatap muka oleh pihak Propinsi Jawa Tengah, maka dirinya menunjuk SMP N 1 Bodeh, sebagai sasaran sekolah pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka, karena disitu daerah hijau, sedangkan untuk SD masih belum bisa dilakukan piloting.

Sedangkan terkait vaksinasi bagi guru, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dengan mengirimkan surat agar dilakukan pemeriksaan sebelum pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka yang menurut rencana akan dilaksanakan tanggal 5 hingga 15 April 2021.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.