Pemalang Pusere Jawa

133 Mahasiswa STIT Pemalang Ikuti Wisuda Ke-18 Program S1

0

Pemalang – Sebanyak 113 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, mengikuti prosesi wisuda ke 18, program sarjana strata satu (S1),
di salah satu hotel di Pemalang, Sabtu, (16/10/2021).

Mereka terdiri dari prodi Pendidikan Agama Islam, prodi Pendidikan Bahasa Arab, prodi Manajemen Pendidikan islam, prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Dalam acara tersebut, selain Forkopimda, dan perwakilan kopertis, secara virtual, acara tersebut dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo,

Wisuda dengan tema “Peran Strategis Sarjana Pendidikan Islam dalam Gerakan Harmonisasi Kehidupan Beragama dan Berbangsa” ini merupakan wujud nyata atas komitmen STIT Pemalang, untuk bersama – sama melakukan upaya dalam rangka mencerdaskan bangsa.

Dalam sambutannya secara virtual Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan bahwa kita telah berada di era revolusi Industri 4.0 di era ini pantas jadi kaloborasi teknologi siber dan teknologi otomatisasi kekuatan digital dan jaringan menjadi sebuah keniscayaan yang pada eranya nanti akan melahirkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi dengan serius.

Yang pertama terjadinya fenomena membanjirnya data dan informasi mana yang falid dan mana yang hoax, sehingga menghilangkan otoritas kebenaran, kepakaran dan profesionalisme. Gangguan dalam teknologi juga memunculkan dampak menggeser kualitas nilai dan rasa kesetiaan, terjadi mafia pembentuk dengan menempuh cara cara yang instan.

Melihat fenomena tersebut tinggal kita luruskan khusus yang berbasis ilmu tarbiyah menjadi daya tarik tersendiri para alumni ilmu tarbiyah perlu didorong agar mampu mengajarkan dan mendampingi bagaimana masyarakat sekitar mempunyai basis pemikiran dan aktualisasi beragama melalui layanan pendidikan agama.

Selengkapnya
1 daripada 414

Kami mengajak serta bersama sama PC Muhammadiyah, PC NU, PC Al Irsyad dan komponen masyarakat lainya untuk membangun satu Universitas dengan menajemen pengelolaan membagi fakultas aktivis aktivis gerakan kita ada di Pemalang dan punya jaringan Internasional yang bagus. Kami telah memliki aset, tanah dan gedung mandiri ini merupakan potensi besar yang harus kita lanjutkan bersama.

Sehingga tahun 2025 betul-betul bisa terwujud sehingga dari tahun 2021 sampai 2024 kami akan mendapat rekomendasi dari Jawa Tengah untuk mendapat status Institute Agama Islam. Kami akan membagi peran dan akan serahkan satu fakultas untuk aktivis Ipnu, PMII, Fatayat dan Muslihat. Bisa dikelola kader kader IPM, kader IMM, kader Muhamadiyah dan lainya.

Atas nama pemerintah Kabupaten Pemalang Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada STIT Pemalang dan segenap wisudawan/wisudawati, karena pada hari itu dapat melaksanakan kegiatan Wisuda ke XVIII

Kehadiran perguruan tinggi disuatu daerah adalah hal yang mutlak dibutuhkan, bukan saja karena perguruan tinggi adalah tempat mencetak kader-kader generasi penerus bangsa dan daerah, lebih dari itu, kampus adalah tempat pembinaan terhadap karakter anak bangsa sehingga dapat menghasilkan ide-ide cemerlang yang berkontribusi dalam perkembangan dan kemajuan bangsa atau daerah.

Menurut Bupati, Hal itu, sejalan dengan visi Kabupaten Pemalang yaitu mewujudkan Pemalang yang AMAN (Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni) maka dibutuhkan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Pemalang. Hal ini tentu didukung oleh keberadaan STIT Pemalang yang juga diharapkan menjadi lembaga untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang siap mengabdikan diri kepada masyarakat.

Sebagaimana dipahami bersama, bahwa pada saat ini negara kita sedang menghadapi era persaingan bebas. Pada masa ini setiap negara di dunia akan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam segala bidang, sehingga bisa menguasai dan mengendalikan negara-negara lainnya, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial maupun budaya.

“SDM unggulan tidak akan pernah dapat dibentuk secara instan dan dalam waktu yang singkat. SDM unggulan yang cerdas, kreatif dan inovatif”.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.