Pemalang – Peringatan World Kidney Day (WKD) 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal. Melalui dialog radio, RSUD dr. M. Ashari Pemalang mengajak masyarakat lebih memahami fungsi ginjal, faktor risiko kerusakan ginjal, hingga terapi yang dilakukan jika fungsi ginjal mengalami penurunan.
Pada dialog yang siarkan melalui Radio Swara Widuri, Dokter Penanggung jawab ruang Hemodialisa RSUD M. Ashari Pemalang, dr. Ira Widyasuti menjelaskan bahwa World Kidney Day merupakan kampanye kesehatan global yang diperingati setiap Kamis pada minggu kedua bulan Maret sejak tahun 2006. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Green Dialysis”, yaitu upaya memberikan terapi dialisis bagi pasien gagal ginjal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Ginjal memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, di antaranya menyaring racun hasil metabolisme, menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengatur tekanan darah hingga membantu pembentukan sel darah merah. Jika ginjal mengalami kerusakan, racun dalam tubuh tidak dapat terbuang dengan baik dan dapat memengaruhi organ lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, dokter pelaksana ruang hemodialisa RSUD M. Ashari Pemalang, dr. Boby Hendra Priyatna, menjelaskan bahwa terdapat 3 terapi pengganti ginjal,salah satunya melalui hemodialisa atau cuci darah. Proses ini dilakukan dengan cara mengalirkan darah pasien ke mesin khusus untuk dibersihkan sebelum dikembalikan ke dalam tubuh.
“Terapi pengganti ginjal itu Ada 3, Hemodialisa, ada CAPD dan ada transplantasi ginjal. CAPD itu Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis, bedanya hemodialisa sama CAPD itu kalau hemodialisa itu pake mesin Kalau CAPD itu pake Selaput Operating area yang namanya hemodialisa itu prosedur tindakan medis yang dilakukan pada penderita gagal ginjal yang ginjalnya udah kurang baik jadi prosesnya itu darah dari pasien masuk ke mesin hemodialisa kemudian ada proses disana sampai dibersihkan setelah bersih dikembalikan lagi,” ujarnya .
Untuk mencegah dan menekan bertambahnya penderita gagal ginjal, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengontrol tekanan darah dan gula darah, menjaga pola makan, cukup minum air putih, serta menghindari konsumsi obat-obatan tanpa pengawasan dokter.
Dapatkan update berita dan informasi terbaru setiap hari dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mari bergabung di Channel Telegram "Pemerintah Kabupaten Pemalang", caranya klik link https://t.me/pemkabpemalang, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.